Dipublikasikan pada : January 18, 2013.

MODEL PEMBELAJARAN APRESIASI PUISI MODERN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS VIII SMPN 1 CIKAJANG KABUPATEN GARUT

Program Studi : PSB Indonesia - S1

ABSTRAK

 

Model Pembelajaran Apresiasi Pulsi Modern dengan Menggunakan Perdekatan Kontekstual pada SMPN 1 Cikajang Garut Kelas VIII (delapan).

Bahasa mempunyai peranan periling dalam proses komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa menjadi sarana yang pokok untuk menyampaikan maksud dan tujuan. Oleh karena itu penguasaan bahasa yang baik dan benar sangat ditekankan dalam proses pendidikan. Proses pendidikan merupakan salah satu upaya dalam menggali dan meningkatkan sumber daya raanusia (human resources quality). Salah satunya adalah dengan adanya peningkatan mutu pembelajaran (learning quality). Peningkatan mutu pembelajaran inilah yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini.

Sedangkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1)       Apakah proses pembelajaran apresiasi puisi modern dengan menggunakan pendekatan kontekstual akan mempunyai makna yang lebih baik bagi siswa.

2)       Apakah pembelajaran dalam apresiasi puisi modern dengan model pembelajaran yang menggunakan pendekatan kontekstual dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik bagi siswa.

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai proses dan hasil pembelajaran Apresiasi puisi modern dengan menggunakan pendekatan kontekstual di kelas VIII SMPN 1 Cikajang Garut. Sedangkan hipotesis yang diuji membuktikan bahwa proses dar hasil pembelajaran Apresiasi puisi modern dengan pendekatan kontekstual baik (B). Proses pembelajaran yang baik mempunyai pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa SMPN 1 Cikajang Garut.

Penelitian pembelajaran apresiasi puisi modem ini melibatkan 31 sampel yang sekaligus merupakan responden pada SMPN 1 Cikajang Garut di kelas VIII. Data dikumpulkan melalui observasi. tes, dan wawancara. Semua instrumen disusun atas dasar definisi konseptual dan definisi operasional. Ketiga instrumen telah memenuhi syarat sebagai alat pengukur setelah dibuktikan validitasnya melalui penelitian dengan menggunakan data kuantitas (simbol angka) yang didisiribusikan ke dalam bentuk kualitatatif (simbol huruf).

Kesimpulan hasil dalam peuelitian ini mencakup tiga hal. Pertama, proses pembelajaran Apresiasi puisi modern dari 31 orang mencapai 90,32% atau rata-rata baik (B). Kedua, hasil pembelajaran Apresiasi puisi modem memperoleh nilai 76,29% yang berarti rata-rata baik (B). Ketiga, hasil wawancara rata-rata sangat baik (A). Berdasarkan data-data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa model Pembelajaran Apresiasi Puisi Modem dengan Menggunakan Pendekatan Kontekstual dapat dikategorikan efektif dan berhasil.

 

Keyword : , .
Download Full